

1.HAITI - Di BENUA AMERIKA
Share of women in National Assembly: 5 %
Female-to-male income ratio: 52:100
Tingkat buta huruf pada wanita: 57 %
Di daerah kumuh di sekitar Port-Au-Prince, perkosaan gerombolan yang diorganisir adalah kenyataan yang harus dihadapi untuk banyak Wanita-Wanita Haiti. Hampir separuh anak-anak perempuan dan wanita-wanita muda di (dalam) capital’s cite Soleil shantytown telah diperkosa atau pernah mengalami kekerasan seksual, Menurut Laporan PBB, sebuah organisasi non pemerintah mengatakan: masalah itu tidak ditangani dengan serius sebab banyak orang Haiti, mencakup anggota polisi dan sistem peradilan, perkosaan hanya terjadi jika korban adalah seorang gadis. Malahan, memperkosa tidak digolongkan sebagai kejahatan sampai 2005. Sebagai tambahan, jika seorang suami menemukan isteri nya melakukan perzinahan , Kitab Undang-undang Hukum Pidana memaafkan dia jika ia membunuh nya; tapi jika seorang isteri membunuh suami nya karena keadaan yang sama, istri tersebut tidak akan dimaafkan.
Bahasa tubuh yang sensual merupakan "senjata" ampuh untuk menggoda pasangan saaat di ranjang. Melalui bahasa tubuh, Anda dapat memberikan sinyal untuk membangkitkan hasrat pasangan menuju puncak kenikmatan.
Nah, agar ajang pergumulan di ranjang terasa menggelora, Loving You memberikan beberapa langkah yang dapat Anda lakukan sebelum mengirim isyarat tubuh kepada pasangan, di antaranya:
Ajak si dia bercinta dengan perlahan
Untuk memancing pasangan agar terangsang, Anda dapat mulai melepaskan alas kaki. Tapi, tidak melemparnya ke arah pasangan. Melepaskan sepatu dapat memberikan sinyal bahwa Anda tak akan pergi ke mana pun, melainkan Anda ingin tinggal di rumah dan melakukan aktivitas yang menggoda.
Jika Anda merasa pasangan nyaman dengan ajakan tersebut, dia pasti akan memberikan isyarat balasan. Salah satu langkah yang bisa dilakukan, yakni membuka pakaian satu per satu, mulai dari jaket atau cardigan yang melekat di tubuh hingga underwear.
Tanpa penemuannya, tak akan ada orang yang melenggang sambil menelepon dengan ponselnya. Ia telah membuat bisnis (ponsel) terbentuk dan menjadi bisnis.” (Frank Vigilante tentang Amos Joel Jr, penemu ”switching” ponsel, ”New York Times”)
Peradaban manusia modern tak terelakkan lagi bertumpu pada dua penemuan teknologi yang amat berpengaruh, yakni internet dan telepon seluler (ponsel). Kedua teknologi di atas kini menjadi andalan manusia dalam berkomunikasi, berkarier, berbisnis, dan aktivitas lain.
Dalam hal internet, orang mengenal tokoh-tokoh penemunya, seperti Bob Taylor, ahli psikoakustik dan Direktur Program Riset Komputer di Defense’s Advanced Research Project Agency (DARPA) tahun 1966. Pada masa itulah Taylor mendapat ide untuk menghubungkan komputer- komputer dalam jaringan. Selain Taylor, ada pula Larry Robert, pionir jaringan komputer di Laboratorium Lincoln, Massachusetts Institute of Technology (MIT), satu-satunya ilmuwan di AS yang dianggap bisa mewujudkan jaringan yang dibayangkan Taylor. Tentu saja ada Vint Cerf dan kawan-kawan dari University of California, Los Angeles.
Sementara itu, dari dunia komunikasi seluler, ada nama penemu ponsel Martin Cooper yang saat itu—35 tahun silam, tepatnya 3 April 1973—bekerja di Motorola. Orang masih bisa menyimak impian Cooper, yang antara lain membayangkan ponsel ukuran kecil, dipasang di balik telinga, dan secara otomatis menghubungi nomor seseorang manakala penggunanya berniat menghubungi nomor tersebut.
Tetapi, fokus kali ini bukan kepada Cooper, tetapi pada sosok lain yang juga berjasa besar dalam perkembangan komunikasi seluler. Tokoh ini tidak lain adalah Amos E Joel Jr, pionir sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak/berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus.
Karena penemuan Amos Joel inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman.
Selain sistem switching ponsel, yang dipatenkan dengan nomor 3.663.762, Joel juga ambil bagian dalam pengembangan traffic service position system (TSPS) yang digunakan untuk mengotomatiskan pekerjaan operator telepon dan automatic intercept system (AIS) yang diciptakan untuk menangani panggilan ke nomor tak aktif secara otomatis.
Penemu besar
Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, memang diakui dunia sebagai pakar di bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT. Tidak lama setelah studi, ia memulai karier selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching.
Agen Provocateur merupakan pabrikan perancang busana wanita asal Inggris, mereka mempunyai produk dengan nuansa Gothic pada setiap produk yang diluncurkannya, mereka memberi nama produk terbanrunya ini dengan nama The Season of the Witch.
Wang Xiaoyu (35 thn), memotong rambut dengan caranya yang unik. dia tinggal changsa, propinsi hunan. dia berlatih kungfu sudah selama 18 tahun. dia melakukan ataraksi ini untuk menarik pelanggannya & iklan gratis karena di muat di media lokal. hehe, tukang cukur indonesia ada yang mau tiru?
haia... mau gundul apapunk bu...?